Selasa, 13 Mei 2014

Misteri Sungai Euphrat

Dari Abu Hurairah bahawa Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Kiamat tidak akan terjadi sehingga sungai Euphrat surut menyibakkan gunung emas, di atasnya orang-orang berperang, sehingga dari setiap seratus orang akan terbunuh sembilan puluh sembilan. Setiap orang dari mereka berkata, "Mudah-mudahan, akulah orang yang selamat itu." [HR. Bukhari dan Muslim]

Dalam sebuah hadis disebutkan, "Hampir tiba masanya, sungai Euphrat surut mendedahkan pembendaharaan emas. Siapa yang menghadirinya, janganlah mengambilnya sedikitpun. "[HR. Bukhari dan Muslim]

Ubay bin Ka'ab: "Hampir tiba masanya, sungai Euphrat surut mendedahkan gunung emas. Jika orang-orang mendengar hal itu, mereka berjalan ke sana. Maka orang-orang yang ada di sana mengatakan, "Jika kita membiarkan orang-orang mengambilinya, mereka pasti akan mengambil seluruhnya," Beliau bersabda, "Maka, mereka bertempur di atasnya, sehingga setiap seratus orang terbunuh sembilan puluh sembilan." [HR. Muslim]


Ibnu Hajar dalam menyarahkan hadis ini mengatakan bahawa surutnya air sungai Euphrat akan terjadi menjelang kemunculan Al-Mahdi

Rasulullah saw bersabda, "Kiamat tidak akan terjadi sehingga sungai Euphrat surut mendedahkan gunung emas, di atasnya orang-orang berperang, sehingga setiap seratus orang akan terbunuh sembilan puluh sembilan. Setiap orang dari mereka berkata: "Mudah-mudahan, akulah orang yang selamat itu." [HR. Ahmad]

Syaikh Yusuf al Wabil mengatakan bahawa yang dimaksudkan dengan 'gunung emas' di sini bukanlah minyak bumi sebagai mana pendapat Abu 'Ubaiyyah dalam ta'liqnya terhadap kitab An-Nihayah Fil Fitan (1:208) karya Ibnu Katsir, dengan beberapa alasan sebagai berikut:

a. Bahawa dalam nas hadis itu disebutkan lafaz "jabal min dzahab" (gunung emas), sedang minyak bumi bukan emas secara hakiki, kerana emas merupakan tambang yang sudah dikenali.

b. Bahawa Nabi saw memberitahu bahwansanya air sungai itu akan menyingkap gunung emas yang dilihat orang, sedangkan minyak bumi itu digali dari dalam bumi dari kedalaman yang amat dalam dengan menggunakan alatan.

c. Bahawa Nabi saw mengkhususkan sungai Furat (Euphrat) dengan keistimewaan ini, tanpa menyertakan laut dan sungai lain sedang minyak bumi digali dari laut dan dari darat di berbagai tempat sebagaimana yang kita lihat.

d. Nabi saw memberitahu bahawa orang akan berperang di sisi khazanah ini, dan tidak diberitahu bahawa mereka berperang ketika digalinya minyak bumi dari Furat (Euphrat) atau lainnya. Bahkan Nabi saw melarang orang yang mendatanginya, sebagaimana disebutkan dalam riwayat lain dari Ubay bin Ka'ab ra, ia berkata,"Manusia sentiasa berselisih dan bertegang urat leher dalam mencari kekayaan duniawi ..., sesungguhnya saya pernah mendengar Rasulullah saw bersabda," Tidak akan datang hari kiamat sehingga sungai Euphrat menyingkap gunung emas, maka barangsiapa yang datang kepadanya, janganlah ia mengambil susuatu darinya. [Shahih Muslim, Kitab Al-Fitan wa Asyrathus-Sa'ah, Bab Laa Taquumu As-Sa'atu Hatta Yahsira Al-Furat 'an Jabal min Dzahab 18:19]

Orang yang menafsirkan "gunung emas" ini dengan minyak bumi, maka sebagai akibatnya ia harus menetapkan dilarangnya mengambil minyak bumi ini (kerana di dalam hadis tersebut Rasulullah saw melarang seseorang mengambil sesuatu darinya - Penj.), Padahal tidak ada seorang pun yang berani mengatakan demikian.

Al-Hafizh Ibnu Hajar menguatkan pendapat yang mengatakan bahawa dilarangnya mengambil emas ini disebabkan hal ini dapat menimbulkan fitnah dan peperangan. [Fathul-Baari 13:81]. Baca lagi lihat: Tanda-tanda kiamat, Syaikh Yusuf Al Wabil hal 159-160]

Pujian Allah terhadap sungai Euphrat

Dalam riwayat dari Malik bin Sha'sha'ah (dalam hadis tentang mi'raj ke Sidratul Muntaha) disebutkan bahawa Rasulullah saw bersabda, "... Kemudian saya diangkat ke Sidratul Muntaha, di bawahnya ada empat buah sungai, dua sungai yang tersembunyi dan dua sungai lain jelas kelihatan. Aku menanyakan hal itu kepada Jibril, maka Jibril menjawab, "Dua sungai yang tersembunyi adalah sungai di dalam syurga, sedangkan dua sungai yang jelas kelihatan adalah sungai Nil dan Euphrat." [HR. Bukhari: Bad-ul Khalqi bab Dzikrul Malaikah no. 2968 dan Muslim: Kitabul iman bab al-isra 'no. 238]

Dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah saw bersabda, "Sungai Saihan, Jihan, Euphrat dan Nil adalah sungai yang mengalir dari (mata air di) syurga." [HR. Muslim: Bab ma fid dunya min anharil jannah no. 5073, Ahmad no. 7547]

Dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah saw bersabda, "Ada empat sungai yang dialirkan dari syurga, iaitu sungai Euphrat, Nil, Saihan dan Jaihan." [HR. Ahmad no. 7229, Abu Ya'la no. 5788 dan Al Khatib. Dinyatakan hasan oleh Al-Albani dalam Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah no. 112]

Syaih Nashirudin Al-Albani berkata, "Barangkali apa yang dimaksudkan Nabi bahawa sungai-sungai tersebut berasal dari syurga adalah sama seperti manusia yang juga berasal dari syurga. Hadis ini tidak bertentangan dengan fakta bahawa kedua-dua sungai ini berasal dari mata air yang sangat dikenali di bumi ini. Jika bukan ini atau perkara yang sama yang dimaksudkan oleh hadis tersebut, maka hal tersebut merupakan sesuatu yang ghaib yang harus kita percayai dan kita terima, kerana Nabi sendirilah yang menceritakan kepada kita.

2 ulasan:

  1. Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIREN dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIREN di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIREN saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIREN karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI....Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI












    Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIREN dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIREN di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIREN saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIREN karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI....Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI

    BalasPadam
    Balasan
    1. SAYA SANGAT BERSYUKUR ATAS REJEKI YANG DIBERIKAN KEPADA SAYA DAN INI TIDAK PERNAH TERBAYANKAN OLEH SAYA KALAU SAYA BISA SEPERTI INI,INI SEMUA BERKAT BANTUAN MBAH RAWA GUMPALA YANG TELAH MEMBANTU SAYA MELALUI NOMOR TOGEL DAN DANA GHAIB,KINI SAYA SUDAH BISA MELUNASI SEMUA HUTANG-HUTANG SAYA BAHKAN SAYA JUGA SUDAH BISA MEMBANGUN HOTEL BERBINTANG DI DAERAH SOLO DAN INI SEMUA ATAS BANTUAN MBAH RAWA GUMPALA,SAYA TIDAK AKAN PERNAH MELUPAKA JASA BELIAU DAN BAGI ANDA YANG INGIN DIBANTU OLEH RAWA GUMPALA MASALAH NOMOR ATAU DANA GHAIB SILAHKAN HUBUNGI SAJA BELIAU DI 085 316 106 111 SEKALI LAGI TERIMAKASIH YAA MBAH DAN PERLU ANDA KETAHUI KALAU MBAH RAWA GUMPALA HANYA MEMBANTU ORANG YANG BENAR-BANAR SERIUS,SAYA ATAS NAMA PAK JUNAIDI DARI SOLO DAN INI BENAR-BENAR KISAH NYATA DARI SAYA.BAGI YANG PUNYA RUM TERIMAKASIH ATAS TUMPANGANNYA.. BUKA DANA GHAIB MBAH RAWA GUNPALA

      Padam